
Dipelopori oleh ibu Infiatun, bubuk minuman instan yang berbahan dasar jahe menjadi salah satu produk UMKM yang unggul dari Dusun 8, Desa Sidowaluyo. UMKM yang telah beroperasi selama 13 tahun ini memulai usahanya dengan memasarkan produk kepada tetangga di sekitar rumah. Inisiatif ini lahir dari sosialisasi yang dilakukan oleh Balai Latihan Kerja untuk melatih keterampilan para ibu rumah tangga di desa tersebut.
Praktik awal diajarkan oleh beberapa orang dari setiap dusun, dan setelah pelatihan, peserta diberikan modal untuk membuat produknya sendiri. Modal tersebut disediakan oleh Balai Latihan Kerja Kalianda untuk memfasilitasi praktik kerja secara langsung. Selama perjalanan 13 tahun ini, berbagai tantangan dihadapi oleh Ibu Infiatun, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku. Situasi semakin sulit saat pandemi COVID-19 melanda, yang menyebabkan harga bahan baku melonjak hingga hampir Rp 100.000 per kilogram.
Pada awalnya, serbuk jahe ini dijual dari warung ke warung di sekitar rumah, dengan kemasan plastik yang berisi 10 bungkus seharga Rp 8.000. Serbuk jahe ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe merah, jahe putih, gula merah, gula putih, sereh, dan kayu manis. Produk buatan Ibu Infiatun dari Dusun 8 memiliki daya tahan hingga sekitar lima bulan tanpa tambahan bahan pengawet. UMKM ini juga telah mendapatkan izin halal dari KUA serta P-IRT dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, yang menandakan bahwa produk serbuk jahe ini terjamin mutu dan kehalalannya.

Pada tanggal 19 Januari 2025, UMKM serbuk jahe Ibu Infiatun memulai proses digitalisasi untuk memperluas jangkauan pasar. Langkah pertama adalah pembuatan akun toko online, diikuti dengan pengambilan foto produk untuk dipasarkan melalui platform jualan online. Sebelumnya, pasar serbuk jahe ini hanya terbatas di tingkat desa. Dengan adanya digitalisasi, diharapkan jangkauan pasar dapat semakin meluas. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas produk tetapi juga memberikan peluang bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah tantangan yang ada.
